Biomorfik: Jejak Kehidupan Warisan Pemikiran (preorder)
Author : Agus Purwantoro, Nooryan Bahari, Setyo Budi, Sigit Purnomo Adi, Desy Nurcahyanti, Novia Nur Kartikasari, & Fika Khoirun Nisa
Publisher : UNS Press
Harga : Rp 0
ISBN : -
Bulan / Tahun Terbit : Juli / 2026
Jumlah Halaman : 95 halaman
Panjang x Lebar Buku : 14,8 x 21 cm
Kertas : HVS (70 gsm)

Gambar Produk Gambar Produk
Judul Buku : Biomorfik: Jejak Kehidupan Warisan Pemikiran (preorder)
Author : Agus Purwantoro, Nooryan Bahari, Setyo Budi, Sigit Purnomo Adi, Desy Nurcahyanti, Novia Nur Kartikasari, & Fika Khoirun Nisa
Publisher : UNS Press
Harga : Rp 0
ISBN : -
Bulan / Tahun Terbit : Juli / 2026
Jumlah Halaman : 95 halaman
Panjang x Lebar Buku : 14,8 x 21 cm
Kertas : HVS (70 gsm)


Sinopsis :
BIOMORFIK : Jejak Kehidupan, Warisan Pemikiran merupakan buku bunga rampai yang dipersembahkan sebagai penghormatan atas purna tugas Prof. Dr. Narsen Afatara, M.S. seorang akademisi, seniman, sekaligus pemikir yang memberikan kontribusi penting bagi perkembangan seni rupa Indonesia. Buku ini tidak hanya merekam perjalanan intelektual dan artistik beliau, tetapi juga menghadirkan berbagai pembacaan kritis mengenai biomorfik sebagai gagasan estetik, metodologi penciptaan, serta cara memandang relasi antara manusia, alam, material, dan kehidupan. Melalui tulisan para akademisi yang pernah bersentuhan dengan pemikiran beliau, pembaca diajak menelusuri berbagai dimensi biomorfisme: mulai dari akar filosofis, bahasa visual, kesadaran ruang, perspektif green art, praktik seni kontemporer, hubungan antara tubuh dan bawah sadar, hingga eksplorasi material dalam seni lukis dan sulam. Setiap tulisan menawarkan sudut pandang yang beragam, namun berpijak pada satu benang merah, yakni biomorfik sebagai representasi kehidupan yang terus bertumbuh, bertransformasi, dan melahirkan kemungkinan-kemungkinan baru dalam praktik seni. Lebih dari sekadar kumpulan artikel akademik, buku ini menjadi arsip pemikiran yang merekam jejak intelektual sekaligus keteladanan Prof. Dr. Narsen Afatara, MS. sebagai pendidik. Gagasan-gagasannya tidak berhenti pada ruang kelas atau studio, melainkan hidup melalui karya, penelitian, dan generasi penerus yang terus mengembangkan wacana seni rupa Indonesia. Dengan demikian, BIOMORFIK: Jejak Kehidupan, Warisan Pemikiran diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa, peneliti, seniman, maupun masyarakat luas dalam memahami biomorfik sebagai bahasa kehidupan yang menghubungkan seni, alam, dan kemanusiaan..