PAROTITIS (Seri Kelainan Organ Rongga Mulut Merupakan Cermin Kelainan Organ Tubuh Lain). (preorder)
Author : Adi Prayitno
Publisher : UNS Press
Harga : Rp 0
ISBN : -
Bulan / Tahun Terbit : Februari / 2026
Jumlah Halaman : 84 halaman
Panjang x Lebar Buku : 16 x 25 cm
Kertas : HVS (70 gsm) & Digital (PDF)
Judul Buku : PAROTITIS (Seri Kelainan Organ Rongga Mulut Merupakan Cermin Kelainan Organ Tubuh Lain). (preorder)
Author : Adi Prayitno
Publisher : UNS Press
Harga : Rp 0
ISBN : -
Bulan / Tahun Terbit : Februari / 2026
Jumlah Halaman : 84 halaman
Panjang x Lebar Buku : 16 x 25 cm
Kertas : HVS (70 gsm) & Digital (PDF)
Sinopsis :
Parotitis adalah peradangan pada kelenjar parotis yang dapat muncul sebagai masalah lokal maupun manifestasi penyakit sistemik. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi virus atau bakteri, obstruksi saluran, penyakit autoimun, gangguan metabolik, hingga efek obat-obatan dan kelainan struktural. Secara klinis, kondisi ini ditandai dengan nyeri, pembengkakan unilateral, dan penurunan aliran saliva, disertai gejala tambahan seperti demam, sakit kepala, dan kelelahan. Infeksi virus seperti gondongan, influenza, parainfluenza, serta bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus merupakan penyebab utama parotitis akut. Sementara itu, parotitis kronis sering terkait dengan infeksi berulang, penyakit autoimun, tumor, atau gangguan metabolisme. Faktor risiko lain meliputi tuberkulosis, dehidrasi, malnutrisi, dan imunosupresi, dengan komplikasi jarang seperti sepsis atau kelumpuhan saraf wajah. Diagnosis umumnya bersifat klinis, didukung pencitraan USG, CT, atau MRI, serta pemeriksaan kultur bila diperlukan. Penanganan bergantung pada etiologi, mulai dari antibiotik intravena untuk kasus supuratif, perawatan suportif, hingga parotidektomi pada kasus kronis atau refrakter.
Author : Adi Prayitno
Publisher : UNS Press
Harga : Rp 0
ISBN : -
Bulan / Tahun Terbit : Februari / 2026
Jumlah Halaman : 84 halaman
Panjang x Lebar Buku : 16 x 25 cm
Kertas : HVS (70 gsm) & Digital (PDF)
Sinopsis :
Parotitis adalah peradangan pada kelenjar parotis yang dapat muncul sebagai masalah lokal maupun manifestasi penyakit sistemik. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi virus atau bakteri, obstruksi saluran, penyakit autoimun, gangguan metabolik, hingga efek obat-obatan dan kelainan struktural. Secara klinis, kondisi ini ditandai dengan nyeri, pembengkakan unilateral, dan penurunan aliran saliva, disertai gejala tambahan seperti demam, sakit kepala, dan kelelahan. Infeksi virus seperti gondongan, influenza, parainfluenza, serta bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus merupakan penyebab utama parotitis akut. Sementara itu, parotitis kronis sering terkait dengan infeksi berulang, penyakit autoimun, tumor, atau gangguan metabolisme. Faktor risiko lain meliputi tuberkulosis, dehidrasi, malnutrisi, dan imunosupresi, dengan komplikasi jarang seperti sepsis atau kelumpuhan saraf wajah. Diagnosis umumnya bersifat klinis, didukung pencitraan USG, CT, atau MRI, serta pemeriksaan kultur bila diperlukan. Penanganan bergantung pada etiologi, mulai dari antibiotik intravena untuk kasus supuratif, perawatan suportif, hingga parotidektomi pada kasus kronis atau refrakter.