Pembelajaran IPA berbasis Etno-STEM: Teori dan Contoh
Author : Febriani Sarwendah Asri Nugraheni, dkk
Publisher : UNS Press
Harga : Rp 0
ISBN : -
Bulan / Tahun Terbit : Desember / 2022
Jumlah Halaman : 115 halaman
Panjang x Lebar Buku : 16 x 25 cm
Kertas : HVS 70 gsm

Gambar Produk Gambar Produk 2
Preorder
Judul Buku : Pembelajaran IPA berbasis Etno-STEM: Teori dan Contoh
Author : Febriani Sarwendah Asri Nugraheni, dkk
Publisher : UNS Press
Harga : Rp 0
ISBN : -
Bulan / Tahun Terbit : Desember / 2022
Jumlah Halaman : 115 halaman
Panjang x Lebar Buku : 16 x 25 cm
Kertas : HVS 70 gsm

Sinopsis :
Pembelajaran etnosains adalah pembelajaran IPA yang berbasis pada kearifan lokal. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang lebih tentang pembelajaran IPA karena sumber pengetahuan yang didapatkan berasal dari lingkungan sekitar siswa. Pemanfaatan etnosais dalam pembelajaran dimaksudkan agar siswa dapat merekonstruksi sains asli ke dalam konsep sains ilmiah. Permasalahan dalam masyarakat semakin kompleks sehingga membutuhkan pendidikan yang relevan untuk siswa untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Pembelajaran yang dahulu bersifat teacher centered berubah menjadi student centered yang memberdayakan kemampuan siswa untuk berpikir. Salah satu kemampuan berpikir yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan berpikir kreatif dengan komponen kelancaran berpikir (fluency of thinking), keluwesan berpikir (flexibility), elaborasi (elaboration), dan originalitas (originality). Pembelajaran yang membedayakan keterampilan berpikir kreatif adalah pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kombinasi antara STEM dan etnosains (biasa dikenal dengan etno-STEM) diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir siswa. Untuk dapat mengajarkan pembelajaran yang memberdayakan kemampuan berpikir pada siswa melalui etno-STEM, guru perlu diberikan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis etno-STEM. Pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran dilakukan dengan memberikan pemahaman mengenai perangkat pembelajaran berbasis etno-STEM, memiliki kemampuan untuk menyusun perangkat pembelajaran berbasis etno-STEM, dan juga melakukan refleksi dalam pelaksanaan penyusunan perangkat pembelajaran yang telah dilakukan. Berdasaran hasil kegiatan pelatihan tersebut, dapat disimpulkan bahwa banyak local wisdom yang berpotensi menjadi sumber belajar IPA bagi siswa dan perlu dilakukan pelatihan berkala bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang berbasis etno-STEM.